<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tzoetjahyo's Blog</title>
	<atom:link href="http://tzoetjahyo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tzoetjahyo.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Aug 2010 03:13:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tzoetjahyo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tzoetjahyo's Blog</title>
		<link>http://tzoetjahyo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tzoetjahyo.wordpress.com/osd.xml" title="Tzoetjahyo&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tzoetjahyo.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Dakwah Islam Bukan Publikasi Terorisme</title>
		<link>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2010/05/19/dakwah-islam-bukan-publikasi-terorisme/</link>
		<comments>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2010/05/19/dakwah-islam-bukan-publikasi-terorisme/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 May 2010 06:06:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tzoetjahyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tzoetjahyo.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Dakwah Islam di Indonesia bagai pelita yang tak pernah padam. Ia melaju, dipandu dalam gerak estafeta generasi ke generasi sejak ratusan tahun silam. Adakalanya obor dakwah meredup, akibat kondisi internal yang melemah atau tekanan dari luar. Tapi selalu ada juru dakwah yang tampil menuangkan energi baru, sehingga obor dakwah terang kembali. Sumbu dakwah Islam tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tzoetjahyo.wordpress.com&amp;blog=6742412&amp;post=45&amp;subd=tzoetjahyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dakwah Islam di Indonesia bagai pelita yang tak pernah padam. Ia melaju, dipandu dalam gerak estafeta generasi ke generasi sejak ratusan tahun silam. Adakalanya obor dakwah meredup, akibat kondisi internal yang melemah atau tekanan dari luar. Tapi selalu ada juru dakwah yang tampil menuangkan energi baru, sehingga obor dakwah terang kembali. Sumbu dakwah Islam tidak boleh kering dari sinar kebenaran, sekalipun rekayasa politik maupun fakta sosial menggerogoti eksistensinya.</p>
<p><a href="http://dinkeskotapadang1.files.wordpress.com/2008/02/img_0388.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-46" title="img_0388" src="http://tzoetjahyo.files.wordpress.com/2010/05/img_0388.jpg?w=300&#038;h=225" alt="salah satu majelis dakwah" width="300" height="225" /></a><span id="more-45"></span></p>
<p>Sedangkan para Da&#8217;i (juru dakwah) Islam merupakan urat nadi kehidupan sosial masyarakat; dan selamanya tidak pernah menjadi juru teror. Mereka senantiasa menawarkan perspektif humanistik dan ideologis, yang menyentuh peranan akhlak dan amar ma&#8217;rfu nahi munkar. Adakalanya mereka tampil di halayak umat sebagai tabib, yang dengan keramahannya bisa mengatasi frustasi dan depresi mental.</p>
<p>Disaat lain, seorang da&#8217;i juga aktif sebagai pengamat sosial dengan melancarkan kritik konstruktif untuk mereformasi masyarakat yang bobrok, jorok, dan bodoh menjadi masyarakat yang terhormat. Bahkan tidak jarang, para juru dakwah ini menjadi pendamping yang produktif bagi si kaya, sekaligus pendamping yang kreatif bagi si miskin.</p>
<p>Lalu, mengapa pemberantasan terorisme diarahkan untuk menyerang faham keagamaan yang dianggap sebagai penyulut ideologi terorisme? Ada apa di balik gagasan kepolisian untuk mengawasi dakwah para da&#8217;i dengan dalih menghentikan publikasi terorisme? Pertanyaan ini menjadi penting dan relevan, mengingat beredarnya pernyataan kepolisian terkait perlunya mengawasi aktivitas dakwah sangat meresahkan masyarakat Muslim.</p>
<p>Kemarahan polisi terhadap para juru dakwah, antara lain dapat dilihat dalam kasus &#8216;kriminalisasi juru dakwah&#8217; Ustadz Abu Jibril Abdurrahman. Sebagai juru dakwah yang konsisten dengan misi penegakan syari&#8217;at Islam di lembaga Negara melalui manhaj dakwah dan jihad, sudah berulangkali difitnah sebagai &#8216;mata air terorisme&#8217;, sekalipun segala tuduhan itu hanya omong kosong belaka.</p>
<p>Akibatnya, tidak hanya sebatas penangkapan putranya M Jibriel, melainkan juga teror, isolasi serta intimidasi dakwah. Sejumlah masjid, yang selama ini tempatnya menyampaikan dakwah, secara sepihak membatalkan dan mencekal pengajian rutin yang biasanya diisi oleh Ustadz Abu Jibriel. Pengurus masjid dan majelis ta&#8217;lim mengaku didatangi aparat dan diteror agar tidak lagi mendatangkan beliau untuk berceramah. Segala tindakan kedzaliman dan ketidakadilan ini mengingatkan kita ke masa represif rezim orde baru yang sangat membenci syari&#8217;at Islam dan kaum Muslimin.</p>
<p>Prilaku aparat keamanan yang mengintimidasi masyarakat agar menjauhi juru dakwah yang berani berterus terang dengan kebenaran Islam, merupakan warisan orang-orang kafir di masa Nabi Syu&#8217;aib alaihi salam, sebagaimana firman Allah Swt:</p>
<blockquote><p><em>&#8220;Pemuka-pemuka kaum Syu&#8217;aib yang kafir berkata (kepada sesamanya): &#8220;Sesungguhnya jika kamu mengikuti Syu&#8217;aib, tentulah kamu menjadi orang-orang yang rugi.&#8221; Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam rumah mereka.&#8221;</em> <strong>(Qs. Al-AS&#8217;raf, 7:90-91)</strong></p></blockquote>
<p>Maka patutlah dipertanyakan, seorang juru dakwah yang dijauhkan dari masyarakat karena dituduh sebagai teroris, apakah karena tindakan teror yang dia lakukan, ataukah stigmatisasi Amerika yang diadopsi oleh antek-anteknya di negeri ini? Lalu, apa <em>sanksi</em> hukum bagi mereka yang memvonis orang lain sebagai &#8216;gembong teroris&#8217;, sementara segala tuduhan keji itu tidak pernah terbukti, baik melalui pengadilan maupun fakta sosial di lapangan?</p>
<p>Kasus Muhammad Jibril Abdurrahman, yang ditangkap 25 Agustus 2009, adalah salah satu kasus yang sangat dipaksakan dan sewenang-wenang. Dia diculik di tengah jalan setelah polisi mengumumkan sebagai DPO. Dua hari kemudian, Densus mengantar surat penangkapan pada keluarganya. Padahal memasukkan seseorang sebagai anggota jaringan teroris, tanpa aturan dan ukuran yang jelas, lebih berbahaya dari teror. Aparat keamanan akan bertindak seenaknya melakukan penangkapan berdasarkan kecurigaan semata-mata.</p>
<p>Pada awalnya Muhammad Jibril disangka sebagai penyandang dana teror bom di Hotel JW Marriot dan Ristz Carlton. Setelah Duta besar Inggris datang menemui Kapolri, 27 Agustus 2009, tuduhannya berubah sebagai mantan anggota Al Qaeda, dan telah menyembunyikan korban salah bunuh Syaifuddin Zuhri. Dalam sidang pengadilan yang digelar di PN Jakarta Selatan sejak&#8230;&#8230;hingga pemeriksaan saksi, semua tuduhan itu tidak dapat dibuktikan oleh jaksa penuntut umum, tapi tetap saja dipenjara. Lalu untuk kepentingan siapa sesungguhnya penangkapan dan penahanan ini?</p>
<p>Proses kriminalisasi juru dakwah dilakukan melalui tiga tahapan  propaganda, yaitu: <strong>Pertama</strong>, propaganda <em>safsathah, </em>yaitu menyebarkan informasi dusta yang dibungkus dengan data-data fiktif, seperti dilakukan oleh Sidney Jones (Direktur International Crisis Group).</p>
<p>Laporan berkala Sidney Jones menjadi masukan resmi Kongres Amerika, FBI, dan CIA, seringkali menipu dan memprovokasi aparat kepolisian Indonesia. Banyak hal yang dilaporkan Sidney Jones menipu orang Indonesia, bahkan mengejutkan orang yang namanya disebut dalam laporan itu, karena ia terkesan sangat menguasai hingga ke detail peristiwa radikalisme bahkan sampai ke &#8220;celana dalam&#8221; pelaku, seperti dalam laporan &#8220;The Case of The Ngruki Network in Indonesia&#8221;.</p>
<p>Oleh karena itu, tak jelas apakah terorisme di Indonesia itu karya orang Indonesia atau mainan intelijen Barat. Apakah teroris itu pelaku teror atau korban dari permainan politik global. Kiprah Sidney Jones nampak sekali standar gandanya, tetapi yang jelas hasilnya adalah menciptakan citra negatif Indonesia di mata internasional. Pers Indonesia pun larut ke dalam teori safsathah Sidney Jones karena memang tidak ada laporan lain yang bisa menandinginya sehingga wacana terorisme di Indonesia hanya melalui satu corong, yakni corong Sidney Jones.</p>
<p><strong>Kedua</strong><em>,</em> propaganda <em>Jadal, </em>artinya menyebarkan pendapat tertentu dengan mengajukan fakta-fakta yang akurasinya diragukan. Misalnya, pernyataan mantan kepala BIN, Hendropiyono, Begitupun AM Hendro Priyono, mantan kepala BIN selama beberapa jam melakukan wawancara jarak jauh dg TVone, 17-07-2009. Yang menarik adalah kesimpulan dia bahwa kaum ekstrimis Islam yg terlibat teroris mancanegara berasal dari dua aliran dalam agama Islam, yaitu Wahabi dan Ikhwanul Muslimin.</p>
<p>Mantan Kadensus 88/Antiteror Polri Brigjen Pol (pur) Suryadarma Salim menyatakan, bahwa jaringan Al Qaidah berada di balik aksi pengeboman di Jakarta tersebut. Lantas, mengapa Indonesia yang menjadi sasaran para teroris itu? Sur ya menjelaskan, JI sudah ter bagi ke dalam beberapa zona. Mi salnya, Malaysia dan Singa pura sebagai zona ekonomi. &#8220;Orang luar negeri yang Muslim lebih besar menyumbangnya daripada orang Indonesia,&#8221; katanya.</p>
<p>Nah, Indonesia menjadi daerah trainer untuk melakukan operasi-operasi. Yakni, untuk pelatih an setelah kamp JI dibubarkan Al Qaidah dan dipaksa keluar dari Afghanistan . Selanjutnya, me reka membangun kamp di Min danao , Filipina, yang disebut kamp Abu Bakar. &#8221; Indonesia tem pat melakukan operasi dengan prediksi kalau Indonesia bisa dikuasai, Indonesia akan menyerang Singapura , Malaysia , Thai land , dan seterusnya,&#8221; jelasnya.</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, teori <em>khithabi,</em> analisa yang bersifat provokatif, dengan menebar fitnah guna merusak citra, seakan-akan segala ancaman yang menimpa adalah akibat perbuatan musuh politiknya. Misalnya, pernyataan jawara intelijen Hendropriyono ketika mengomentari peristiwa teror dengan menyisipkan fitnah bahwa para teroris ini adalah dari kelompok gerakan Wahabi, Darul Islam, Ikhwanul Muslimin ala Hasan Al Banna. Hendro dengan entengnya melemparkan fitnah tersebut sebagaimana biasanya dilakukan agen zionis dan Amerika.</p>
<p>Gerakan Wahabi yang diplopori oleh Abdul Wahab pada abad 19 M atau 12 H, hanya mengajak umat Islam meninggalkan akidah syirk, amaliyah yang bercampur aduk dengan kepercayaan syirk tanpa pernah melakukan kekerasan fisik, melainkan dengan ceramah dan menulis buku. Dan tidak pernah ada bukti bahwa Syeikh Abdul Wahab mendirikan laskar untuk melakukan kekerasan pada rakyat. Adapun Kerajaan Saudi Arabia di bawah pimpinan Raja Ibnu Saud yang sering melakukan tindakan represif tidak berkaitan dengan paham keagamaan, tetapi berkaitan dengan kelompok yang memberontak kepadanya.</p>
<p>Jadi, antara Abdul Wahab dengan prilaku Ibnu Saud di dalam menegakkan kerajaannya merupakan dua hal yang berbeda. Dan Syeikh Abdul Wahab tidak bisa dipersalahkan, apalagi Wahabi disebut sebagai pelopor teroris. Begitupun Ikhwanul Muslimin yang menjadi korban tindakan kekerasan raja Farouk dengan penjajah Inggris, sehingga Hassan Al Banna dibunuh secara keji di tengah jalan. Padahal Hasan Al Banna hanya mengajarkan Islam kepada rakyat mesir dan mengajak raja serta para pejabat kerajaan Mesir untuk menghargai agamanya, dan menyatakan tekad merdekanya dari penjajahan Inggris.</p>
<p>SUMBER : <a href="http://www.arrahmah.com/index.php/blog/read/7469/dakwah-islam-bukan-publikasi-terorisme">arrahmah.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tzoetjahyo.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tzoetjahyo.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tzoetjahyo.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tzoetjahyo.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tzoetjahyo.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tzoetjahyo.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tzoetjahyo.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tzoetjahyo.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tzoetjahyo.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tzoetjahyo.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tzoetjahyo.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tzoetjahyo.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tzoetjahyo.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tzoetjahyo.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tzoetjahyo.wordpress.com&amp;blog=6742412&amp;post=45&amp;subd=tzoetjahyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2010/05/19/dakwah-islam-bukan-publikasi-terorisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99e27f5067868eec2079a3b7db78fd34?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tzoetjahyo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tzoetjahyo.files.wordpress.com/2010/05/img_0388.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">img_0388</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SNMPTN 2010 dan Info Kampus</title>
		<link>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2010/01/06/snmptn-2010-dan-info-kampus/</link>
		<comments>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2010/01/06/snmptn-2010-dan-info-kampus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 02:36:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tzoetjahyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tzoetjahyo.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Hai kabeh! SNMPTN LOVERS, ono info anyar iki. Langsung ae yo, aku arep ngenalno kampusku Universitas Sriwijaya (UNSRI). Iku lho PTN sing gede dewe dan favorit di Sumbagsel (he..he.promo). saiki UNSRI kelebu nak jajaran 50 promissing university versi dikti, dadi awakmu-awakmu seng arep SNMPTN tak ke&#8217;i bayangan tentang UNSRI. 1. Unsri kampusnya pangone nang Indralaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tzoetjahyo.wordpress.com&amp;blog=6742412&amp;post=40&amp;subd=tzoetjahyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong><br />
Hai kabeh! SNMPTN LOVERS, ono info anyar iki. Langsung ae yo, aku arep ngenalno kampusku Universitas Sriwijaya (UNSRI). Iku lho PTN sing gede dewe dan favorit di Sumbagsel (he..he.promo). saiki UNSRI kelebu nak jajaran 50 <em>promissing university</em> versi dikti, dadi awakmu-awakmu seng arep SNMPTN tak ke&#8217;i bayangan tentang UNSRI.</p>
<p>1. Unsri kampusnya pangone nang Indralaya kiro-kiro 40 menit teko kota Palembang, sengaja pangone nang Indralaya soale kota iki bakal di proyeksikno dadi kota pendidikan (koyo&#8217; depot ngunu iku). Sing jelas Indralaya sangat pas gawe suasana belajar soale adoh teko kebisingan sak liyane iku biaya urep lumayan murah (Rp.500-600 rb/bulan wez cukup). Tapi arep kost nang di Palembang yo iso dolan nang kampusnya karo bus mahasiswa opo sepur..</p>
<p>2. Unsri duwe 47 program studi sing tersebar nang 10 fakultas.</p>
<p><strong>Fakultas karo Jurusan nang UNSRI</strong><br />
IPA</p>
<p>1. Pendidikan Dokter<br />
2. Pendidikan Dokter Gigi<br />
3. Psikologi (baru dibuka tahun 2010)<br />
4. Kesehatan Masyarakat<br />
5. Ilmu Keperawatan<br />
6. Teknik Pertambangan<br />
7. Teknik Lingkungan ( baru dibuka tahun 2010)<br />
8. Teknik Geologi (baru dibuka tahun 2010)<br />
9. Teknik Kimia<br />
10. Teknik Arsitektur<br />
11. Teknik Sipil<br />
12. Teknik Mesin<br />
13. Teknik Elektro<br />
14. Sistem Informasi<br />
15. Teknik Informatika<br />
16. Sistem Komputer<br />
17. Ilmu Kelautan<br />
18. Matematika<br />
19. Biologi<br />
20. Kimia<br />
21. Fisika<br />
22. Teknik Pertanian<br />
23. Teknologi Hasil Pertanian<br />
24. Agroeteknologi<br />
25. Agrobisnis<br />
26. Nutrisi Makanan Ternak<br />
27. Teknologi Hasil Perikanan<br />
28. Budidaya Perairan<br />
29. Pendidikan Matematika<br />
30. Pendidikan Biologi<br />
31. Pendidikan Kimia<br />
32. Pendidikan Fisika<br />
33. Pendidikan Teknik Mesin</p>
<p>IPS<br />
1. Akuntansi<br />
2. Ekonomi Pembangunan<br />
3. Manajemen<br />
4. Ilmu Hukum<br />
5. Ilmu Administrasi Negara<br />
6. Sosiologi<br />
7. Pendidikan Sejarah<br />
8. Pendidikan Ekonomi<br />
9. Pendidikan Bahasa Inggris<br />
10. Pendidikan Bahasa Indonesia, Sastra Indonesia &amp; Daerah<br />
11. Pendidikan Jasmani &amp; Kesehatan<br />
12. Pendidikan Pancasila &amp; Kewarganegaraan (PPKN)<br />
13. Pendidikan Bimbingan &amp; Konseling<br />
14. Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)</p>
<p><strong>Fasilitas e Kampus</strong><br />
Wifi Hotspot , Internet Lounge , Lembaga Bahasa , Pusat Komputer , Perpustakaan terpadu , Kereta Api Rail Bus , Stasiun KA , Terminal , Bus Mahasiswa , Masjid ,Musholla , Asrama Mahasiswa , Rusunawa , Student Center , Gedung Teater , Wall Climbling , Stadion , Lap.Futsal ,Danau Buatan , Bumi Perkemahan , Cafetaria , Klinik Kesehatan , Bank , Career Center sak liyane</p>
<p><strong>Kehidupan Kampus , Organisasi Mahasiswa</strong><br />
Internal : BEM , Rohis , UKM ( Pers Mahasiswa , Teater , Olahraga , Paduan Suara , Pramuka , Mapala , HMJ )<br />
Eksternal<br />
? Organisasi Sosial , Politik lan Keagamaan ( KAMMI , HMI , FMN , GMKI , Gema Pembebasan , Salafy , Tabligh , FULDKT , FULDFK , FSLDKN dll )<br />
? Organisasi Perhimpunan Daerah ( Sumsel , NAD , Sumut , Sumbar , Riau&amp; Kepri , Jambi , Bengkulu , Lampung , Bangka Belitung , Jabodetabek , Banten , Jawa Barat , Malaysia )<br />
? Organisasi Disiplin Ilmu ( ALSA , ILSA , AMSA , Fossei , Permata Indonesia( kini FKS ) dll )</p>
<p><strong>UNSRI INSIDE</strong><br />
- Melbu soko jajaran 50 Universitas Terbaik Nasional versi DIKTI<br />
- Kampus terluas Di Asia Tenggara dengan luas kampus e 712 Hektar<br />
- Rektor UNSRI : Top 100 Educators versi Majalah Campus Asia<br />
- Peringkat telu Nasional Paten HKI antar perguruan tinggi<br />
- Masuk Rangking Universitas Dunia Webometrics 2009<br />
- Kordinator Riset Energi Nasional &#8211; Rusnas PEBT<br />
- Juara Regional OSN 2009<br />
- Peringkat II ISMC ( Indonesia Student Mining Competition )<br />
- dll</p>
<p>3. Umpomo ketrimo nang Unsri ora usah bingung goleki dulur Maksud kowe? Iyaodi Unsri ono perhimpunan mahasiswa dewe-dewe propinsi koyo&#8217;:</p>
<p>Kemala : Kesatuan Mahasiswa Lampung</p>
<p>IPMR : Ikatan Pelajar Mahasiswa Riau</p>
<p>Hima BAJAJ : Himpunan Mahasiswa Banten Jakarta Jawa Barat</p>
<p>Permato : Persatuan Mahasiswa Tuah Sakato Padang</p>
<p>SAMAN : Silaturahmi mahasiswa Aceh Nanggroe (NAD)</p>
<p>Immsu : Ikatan Mahasiswa Medan Sumatra Utara</p>
<p>Himaja : Himpunan Mahasiswa Jambi</p>
<p>ISBA :Ikatan Mahasiswa Bangka -Provinsi Bangka Belitung</p>
<p>Ikmabira : Ikatan Mahasiswa Bumi Raflesia -Bengkulu</p>
<p><strong>Info selengkapnya di </strong><a href="http://www.unsri.ac.id/" target="_blank">www.unsri.ac.id</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tzoetjahyo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tzoetjahyo.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tzoetjahyo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tzoetjahyo.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tzoetjahyo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tzoetjahyo.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tzoetjahyo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tzoetjahyo.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tzoetjahyo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tzoetjahyo.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tzoetjahyo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tzoetjahyo.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tzoetjahyo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tzoetjahyo.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tzoetjahyo.wordpress.com&amp;blog=6742412&amp;post=40&amp;subd=tzoetjahyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2010/01/06/snmptn-2010-dan-info-kampus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99e27f5067868eec2079a3b7db78fd34?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tzoetjahyo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tidak Shodaqoh dan Tidak Jihad lalu dengan apa kau masuk surga ?</title>
		<link>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2009/12/29/tidak-shodaqoh-dan-tidak-jihad-lalu-dengan-apa-kau-masuk-surga/</link>
		<comments>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2009/12/29/tidak-shodaqoh-dan-tidak-jihad-lalu-dengan-apa-kau-masuk-surga/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 03:53:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tzoetjahyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Moslem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tzoetjahyo.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Dan sesungguhnya Allah memerintahku untuk membakar orang Quroisy, lalu aku berkata, &#8220;Wahai Robb-ku, jika demikian kepalaku akan mereka pecah lalu mereka meninggalkannya seperti sepotong roti.&#8221; Allah menjawab, &#8220;Keluarkan mereka sebagaimana mereka mengeluarkanmu (mengusirmu). Perangi mereka, (karena) Kami menjadikanmu untuk berperang. Keluarkan (hartamu) karena kami akan membantumu. Utuslah tentara, akan kami utus lima kali tentara yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tzoetjahyo.wordpress.com&amp;blog=6742412&amp;post=34&amp;subd=tzoetjahyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-34"></span></p>
<p>Dan sesungguhnya Allah memerintahku untuk membakar orang Quroisy, lalu aku berkata, &#8220;Wahai Robb-ku, jika demikian kepalaku akan mereka pecah lalu mereka meninggalkannya seperti sepotong roti.&#8221; Allah menjawab, &#8220;Keluarkan mereka sebagaimana mereka mengeluarkanmu (mengusirmu). Perangi mereka, (karena) Kami menjadikanmu untuk berperang. Keluarkan (hartamu) karena kami akan membantumu. Utuslah tentara, akan kami utus lima kali tentara yang kau utus. Dan berperanglah bersama-sama dengan orang yang mentaatimu terhadap orang yang membangkangmu (bermaksiat kepadamu).&#8221; (HR. Imam Muslim)</p>
<p>Sholawat dan salam semoga tetap tercurah kepada penghulu mujahidin, Muhammad bin &#8216;Abdullah yang jujur dan terpercaya. Pernah (suatu saat) datang seorang lelaki kepada beliau lalu berkata, &#8220;Wahai Rasulullah, manusia telah meninggalkan kuda, meletakkan senjata dan mereka berkata, &#8216;tidak ada jihad lagi, perang telah usai.&#8217; Lalu Rasulullah saw menghadap ke arah lelaki itu dan berkata, &#8216;mereka bohong, sekaranglah perang telah datang. Dan senantiasa ada dari sekelompok ummatku yang berperang membela kebenaran. Dan Allah menjadikan hati beberapa kaum condong (pada mereka) dan memberi mereka rizqi dari peperangan hingga hari kiamat atau hingga datang janji Allah. Sedangkan pada ubun-ubun kuda terikat kebaikan hingga hari qiamat.&#8217;&#8221; (HR. Imam an-Nasa&#8217;i dengan sanad shohih)</p>
<p>Juga kepada keluarga dan sahabat beliau yang mengetahui bahwa jihad adalah puncak tertinggi diin (Islam) ini. Maka berangkatkan pasukan perang di seluruh negeri dan perintahkan hamba-hamba Allah untuk berperang. Adapun kemudian Di bawah bayang-bayang serangan yang menyakitkan terhadap kesucian kaum muslimin dan dalam samudera perang salib ini dengan berbagai model dan persiapan(nya) terhadap ummat islam. Juga di bawah bayang-bayang masa mundurnya pembesar-pembesar dari jalan jihad dan dari melawan serangan musuh terhadap diin ini (Islam) dan kaum muslimin, aku bawakan ceramah (nasehat) ini untuk orang-orang &#8216;alim, pemuda dan kalangan &#8216;awam.</p>
<p>Kepada pemuda yang haus kepada kemuliaan yang merupakan pusaka (ummat), kepada ummat yang bingung di persimpangan jalan, kepada setiap muslim yang percaya terhadap kehormatan di dunia dan kebahagian di akhirat, ku bawakan risalah yang telah lama (telah disampaikan), (berpengaruh) kuat lagi menyala-nyala. Silahkan menyimak penyampaian berikut ini.</p>
<p>Wahai pemuda, wahai orang yang rindu untuk membela Diinullah (Islam), wahai orang yang memberikan nyawanya di hadapan Pelindungnya (Allah). Di sinilah hidayah dan petunjuk. Di sinilah hikmah dan kebenaran. Di sinilah mabuk pengorbanan dan kelezatan jihad. Hendaknya Engkau bersegera (bergabung) dengan batalion guntur. Hendaknya Engkau beramal di bawah panji para Nabi hingga tidak ada lagi fitnah dan seluruh diin milik Allah semata.</p>
<p>Kubawakan seruan yang tenang tapi lebih kuat dari pusaran angin puyuh yang berhembus keras. Seruan ke-<em>tawadhu&#8217;</em>-an tapi lebih tinggi dari puncak gunung. Seruan yang lepas dari fenomena semu, terjaga dengan kemuliaan kebenaran dan terpeliharanya wahyu, mewariskan kepada kaum mu&#8217;minin kemuliaan di dunia dan surga yang tinggi di akhirat. Aku katakan dalam ceramah ini insya Allah, sebagai bentuk tabarruk, mari berjihad&#8230; mari berjihad&#8230; mari berjihad&#8230; Sebagai permulaan aku katakan;</p>
<p>Wahai saudaraku! Jika mereka bertanya kepadamu &#8216;apakah jihad itu?&#8217; Jawablah dengan jelas sebagaimana Nabi yang jujur lagi dipercaya saw menjawab pertanyaan seorang sahabat yang mulia, &#8220;Hijrah apa yang paling utama?&#8221; Beliau saw menjawab, &#8220;Jihad&#8221;. Sahabat itu bertanya, &#8220;Apakah jihad itu?&#8221; beliau saw menjawab, &#8220;Engkau perangi orang-orang kafir jika Engkau jumpai mereka.&#8221; Sahabat itu bertanya kembali, &#8220;Jihad apa yang paling utama?&#8221; Beliau saw menjawab, &#8220;Orang yang kudanya terluka dan darahnya mengalir.&#8221; (HR. Imam Ahmad, sedangkan imam yang empat sepakat bahwa jihad adalah perang dan membantu peperangan untuk meninggikan kalimatAllah)</p>
<p>Wahai saudaraku, kobarkan semangat untuk berperang. Karena Allah Yang Maha Perkasa yang berada di atas tujuh langit memerintahkan nabi-Nya, &#8220;Wahai nabi, kobarkanlah kaum mu&#8217;minin untuk berperang&#8230;&#8221; (QS. al-Anfal: 65). Dia juga berfirman, &#8220;Berperanglah di jalan Allah, tidak di bebani (untuk itu) kecuali dirimu. Semangati kaum mu&#8217;minin (untuk perang). Semoga Allah menghentikan gangguan orang-orang kafir. Padahal Allah maha kuat dan pedih siksaan-Nya.&#8221; (QS. an-Nisa&#8217;: 84). Allah Robb kita juga memerintahkan kita, &#8220;Jika kalian temui orang-orang kafir pukullah leher (bunuhlah) mereka &#8230;&#8221; (QS. Muhammad: 4)</p>
<p>Padahal ayat-ayat jihad di dalam kitab Allah (al-Qur-an) lebih dari seratus ayat. Sedangkan ayat-ayat itu menunjukkan kewajiban jihad dan kewajiban itu tertuju pada kaum muslimin. Sedangkan sebagian ayat-ayat yang lain memotivasi untuk jihad dan menjelaskan keutamaannya juga apa yang disiapkan Allah untuk mujahidin yang berupa pahala di akhirat dan mencela orang-orang yang meninggalkannya serta mencap mereka dengan kemunafikan dan sakit hatinya.</p>
<p>Wahai saudaraku, kobarkan semangat berperang! Karena sesungguhnya perang adalah fardhu &#8216;ain yang paling membutuhkan pengorbanan menurut kesepakatan &#8216;ulama&#8217;, fuqoha&#8217;, muhadditsin dan mufassirin. Hukum perang seperti hukum sholat, puasa dan haji. Bahkan dinukil dari Imam ad-Dusuqi dalam hasyiyahnya bahwa perang di utamakan terhadap haji. Sehingga orang yang meniggalkan perang berdosa besar. Sebagaimana dikatakan Ibnu Hajar al-Haitsami dalam kitabnya &#8216;az-Zawajir&#8217;.</p>
<p>Imam al-Qorofi menyebutkan, bahwa jika kewajiban-kewajiban atau hak-hak saling bertentangan, didahulukan yang mendesak atas yang leluasa. Didahulukan apa yang dikhawatirkan tertinggal (untuk mengerjakannya) atas apa yang tidak dikhawatirkan tertinggal mengerjakannya meskipun derajat amal yang tidak dikhawatirkan tertinggal itu lebih tinggi derajatnya dari yang dikhawatirkan tertinggal. Sedangkan Allah ta&#8217;ala berfirman: &#8220;Berperanglah kalian dalam keadaan ringan ataupun berat. Dan berjihadlah kalian dengan harta dan jiwa kalian, hal itu lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui.&#8221; (QS. At-Taubah: 41)</p>
<p>Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya berkata, &#8220;Pertama-tama Allah ta&#8217;ala memerintahkan kaum mu&#8217;minin memerangi orang-orang kafir. Yang pertama kali diperangi adalah yang paling dekat kemudian yang lebih dekat dengan wilayah Islam. Karena itu, Rasulullah saw memulai peperangan terhadap kaum musyrikin jazirah &#8216;Arab. Maka tatkalah sudah selesai dari memerangi mereka, Allah taklukan untuk beliau Makkah, Madinah, Thoif, Yaman, Yamamah, Hajar, khoibar, Hadhromaut dan kota-kota yang lain berdekatan dengan Jazirah &#8216;Arab. Manusiapun masuk ke dalam Diinullah dengan berbondong-bondong dari berbagai suku-suku &#8216;Arab. Setelah itu semua, Allah syari&#8217;atkan memerangi ahlul kitab. Setelah beliau wafat, Abu Bakar ash-Shidiq melanjutkan urusan (perang) ini. Sehingga orang yang keluar dari Diin (islam) ini dan <em>Ahlur Riddah</em> (orang yang murtad) bisa kembali dalam Islam. Imam Ibnu Katsir menjelaskan hal ini hingga beliau berkata, &#8220;Urusan perang ini sempurna di tangan (&#8216;Umar) al-Faruq yang syahid di mihrab (ketika sholat karena dibunuh, -pent).&#8221; Hingga di sini perkataan beliau.</p>
<p>Imam al-Qurthubi di dalam tafsirnya berkata mengenai firman Allah ta&#8217;ala, &#8220;berperanglah dalam keadaan dan berat&#8230;&#8221; beliau berkata, &#8220;Kadang keadaan mewajibkan semuanya untuk berperang&#8230; hingga perkataan beliau, dan itu jika jihad menjadi fardhu &#8216;ain bagi satu wilayah dari wilayah-wilayah kaum muslimin, wajib bagi penduduk negeri itu untuk berperang dalam keadaan ringan maupun berat, muda maupun tua.&#8221; Hingga di sini perkataan beliau.</p>
<p>Wahai saudaraku, kami memerangi mereka karena Rasulullah saw bersabda, &#8220;Aku diutus dengan membawa pedang menjelang hari kiamat hingga Allah semata yang diibadahi dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan rizqiku dijadikan di bawah bayang-bayang tombakku. Kehinaan dan kerendahan dijadikan bagi siapa yang menyelisihi perintahku. Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia (menjadi) golongan mereka.&#8221; (HR. Imam Ahmad)</p>
<p>Wahai saudaraku, kami memerangi kaum kuffar agar kami tidak di adzab Allah. Allah ta&#8217;ala berfirman, &#8220;Jika kalian tidak berperang, Allah adzab kalian dengan adzab yang pedih dan mengganti kalian dengan kaum lain sedangkan kalian tidak memberikan mudhorot pada-Nya sedikitpun. Dan Allah Maha Kuasa terhadap segala sesuatu.&#8221; (QS. At-Taubah: 39).Rasulullah saw juga bersabda, &#8220;Tidaklah suatu kaum meninggalkan jihad, kecuali Allah timpakan adzab yang merata pada mereka&#8221; (HR. ath-Thabrani dalam al-Ausath dengan sanad hasan)</p>
<p>Wahai saudaraku, adapun rasa takut kami terhadap apa yang dikabarkan oleh Nabi yang jujur lagi dipercaya adalah sebagaimana yang di riwayatkan Umamah al-Bahiliy ra, Rasulullah bersabda, &#8220;Siapa yang belum pernah berperang atau membekali orang yang berperang atau menanggung (beban) keluarga orang yang berperang, Allah timpakan bencana (layaknya kiamat) sebelum hari kiamat.&#8221; (HR. Imam Abu Dawud dengan sanad yang kuat)</p>
<p>Wahai saudaraku, di mana keterbetikkan jiwa ini terhadap jihad? Keterbetikkan jiwa yang hakiki yang mengikuti jawaban terhadap seruan ketika diserukan oleh seorang penyeru, &#8220;Wahai kuda Allah, melesatlah!&#8221; Di mana penempatan dan perjanjian terhadap jiwa untuk pergi berperang dan berperang? Di manakah kita ketika diperintah untuk berperang? Rasulullah saw bersabda, &#8220;Jika kalian diperintah untuk berperang, berangkatlah berperang!&#8221; (HR. Imam Bukhori)</p>
<p>Kenangan terhadap peperangan dan kesyahidan telah dikobarkan, Kerinduan terhadap negeri abadi yang kekal. Raungan singa Allah di berbagai medan, seberapa menyalakah tampak kerinduanku terhadapa jihad. Wahai saudaraku, tahukah Anda mengapa kami berperang? Kami berperang agar tidak muncul sifat munafiq pada diri kami. Dalam shohih muslim terdapat sebuah hadits Abu Huroiroh ra yang berkata,Rasulullah saw bersabda, &#8220;Siapa yang mati dalam keadaan belum pernah berperang dan tidak terbetik dalam hatinya untuk berperang, maka ia mati di atas cabang kemunafikan.&#8221;</p>
<p>Imam an-Nawawy berkata, &#8220;Maksudnya, siapa yang menjadi seperti di sebutkan hadits ini, maka sungguh dia telah menyerupai orang-orang munafiq yang menyelisihi (tidak mau) jihad dalam sifat ini. Karena sesungguhnya meninggalkan jihad adalah cabang kemunafikan. Maka waspadalah, waspadalah wahai saudaraku terhadap menyerupai kaum munafiqin atau Anda mati dalam keadaan membawa cabang kemunafikan.</p>
<p>Wahai saudaraku, kami berperang untuk melaksanakan perintah Allah agar menteror musuh(Nya), bersikap kasar kepada mereka, mengangkat kehinaan dari diri kita, kembalinya kemuliaan pada kita dan munculnya rasa takut di hati musuh-musuh kita. Sehingga kita bisa hidup dengan layak dan bisa menjaga kerusakan di bumi yang diakibatkan meninggalkan jihad. Allah ta&#8217;ala berfirman, &#8220;Jika kalian tidak melakukannya (memberikan loyalitas pada kaum mu&#8217;minin dan melenyapkan kaum kafirin -tafsir jalalain) akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar.&#8221; (QS. al-Anfal: 73). Allah ta&#8217;ala juga berfirman, &#8220;Dan persiapkan kekuatan yang kalian mampu untuk (memerangi) mereka dan dari kuda yang tertambat, agar kalian bisa menteror musuh Allah dan musuh kalian dengan persiapan itu.&#8221; (QS. Al-Anfal: 60)</p>
<p>Wahai saudaraku, di mana sambutan itu? Padahal Allah <em>jalla jalaluh</em> berfirman, &#8220;Hai orang-orang yang beriman, sambutlah Allah dan Rosul jika menyeru kalian kepada apa yang membuat kalian hidup (yang berupa urusan diin, termasuk di dalamnya urusan perang). Dan ketahuilah bahwa Allah menghalangi antara seseorang dan hatinya. Dan kepada-Nya kalian akan di kumpulkan.&#8221; (QS. Al-Anfal: 24)</p>
<p>Adapun rasa takut kami terhadap diri kami jika di jadikan dalam golongan yang Allah katakan, &#8220;Katakan (hai Muhammad), &#8216;jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, keluarga dan harta kalian yang kalian khawatirkan kerusakannya, juga tempat tinggal yang kalian senangi itu lebih kalian cintai dari Allah, Rosul-Nya dan jihad di jalan-Nya, maka tunggulah hingga Allah mendatangkan keputusan-Nya. Padahal Allah tidak memberi hidayah kepada orang-orang fasiq.&#8221; (QS. At-Taubah: 24)</p>
<p>Cukuplah hal ini sebagai ancaman, peringatan dan terror bagi orang yang meninggalkan jihad sedangkan dia mampu tapi benci terhadapnya dan tenang terhadap keluarga dan harta yang ada padanya. Kepada Allah saja pengaduan ini. Bagaimana Anda pelajari atsar-atsar jihad sedangkan Anda tidak terlihat (melakukannya), cahaya-cahayanya terhapus di tengah manusia, malamnya menjadi gelap setelah disinari (cahaya) bulan, dan siangnya menjadi gelap setelah terang?</p>
<p>Ya Allah, bagaimana jiwa-jiwa membencinya padahal Allah Yang Maha Perkasa lagi Mulia berfirman, &#8220;Telah diwajibkan berperang kepada kalian padahal perang itu kalian benci. Bisa jadi kalian membenci sesuatu padahal itu baik bagi kalian dan bisa jadi kalian menyukai sesuatu padahal itu buruk bagi kalian. Allah yang mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui.&#8221; (QS. Al-Baqoroh: 216)</p>
<p>Bagaimana bisa jihad ditinggalkan padahal Allah memerintahkannya kepada orang-orang yang beriman dengan firman-Nya, &#8220;Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak pula pada hari akhir begitu juga orang-orang yang tidak mengharamkan apa yang Allah dan Rosul-Nya haramkan serta tidak ber-diin dengan diin yang benar dari kalangan Ahlul Kitab hingga mereka memberikan jizyah dari tangan (mereka) sedangkan mereka (hidup) dalam keadaan hina.&#8221; (QS. At-Taubah: 29)</p>
<p>Bagaimana (perang bisa ditinggalkan) padahal dengan perang itu Allah menolak (gangguan) kaum musyrikin? Allah ta&#8217;ala berfirman, &#8220;Kalau saja Allah tidak menolak sebagian manusia dengan sebagian yang lain tentulah sudah dirobohkan biara-biara, gereja-gereja dan masjid-masjid yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (diin)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.&#8221; (QS. Al-Hajj: 40)</p>
<p>Wahai saudaraku, dahulu sahabat-sahabat Rasulullah saw membawa jiwa mereka di atas telapak tangan mereka mencari kematian yang merupakan sebuah keyakinan untuk meninggikan kalimat Allah. Sampai orang yang di beri &#8216;udzur oleh Allah pun berlomba untuk jihad. Imam Ibnul Mubarok mengeluarkan (kisah) dari &#8216;Athiyyah bin Abu &#8216;Athiyyah bahwa dia melihat &#8216;Abdullah bin Ummi Maktum ra padahal beliau adalah orang buta, pada suatu hari di hari-hari perang al-Qadisiyyah, beliau membawa baju besi yang lebar beliau seret ke barisan dalam medan jihad.</p>
<p>Inilah &#8216;Amru bin al-Jamuh ra yang sudah tua lagi pincang, beliau tidak mengikuti perang Badar karena beliau pincang. Maka tatkala terjadi perang Uhud dia perintahkan anak-anaknya untuk membawanya keluar lalu merasa terganggu karenanya. Hingga beliau berkata pada mereka, &#8220;Jauh sekali, jauh sekali! Kalian telah menghalangiku masuk surga pada perang Badar, sedangkan sekarang akan kalian halangi aku pada perang Uhud.&#8221;</p>
<p>Juga dikatakan kepada Miqdad bin Usud ra ketika beliau bersiap-siap untuk berperang, &#8220;Allah telah memberimu udzur.&#8221; Beliau malah menjawab, &#8220;Kami terbebani dengan <em>al-Bahuts </em>(sang pembahas).&#8221; Maksud beliau adalah surat at-Taubah karena surat itu membahas orang-orang munafiq dan menyingkap (sifat-sifat) mereka. Kisah ini disebutkan oleh Imam al-Qurthubiy. Alangkah indahnya para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik. Alangkah cepatnya sambutan mereka dan kerakusan mereka terhadap jihad&#8230;</p>
<p>Allah Yang Maha Benar lagi Maha Mulia dan Tinggi berfirman, &#8220;Hendaknya orang-orang yang membeli akhirat dengan kehidupan dunia berperang di jalan Allah. Siapa yang berperang di jalan Allah lalu terbunuh atau menang, maka Allah beri dia pahala yang besar.&#8221; (QS. An-Nisa&#8217;: 74). Dari Abu Dzar al-Ghifari ra berkata, &#8220;Aku bertanya kepada Rasulullah saw, &#8220;Amal apa yang paling utama?&#8221; Rasulullah menjawab, &#8220;Iman kepada Allah dan berjihad di jalannya.&#8221; (Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>Wahai saudaraku, kami berperang di jalan Allah hingga kekafiran tidak memimpin. Bagaimana (sekarang) padahal kekafiran telah memimpin. Allah ta&#8217;ala berfirman, &#8220;Perangilah mereka hingga tidak ada lagi fitnah dan diin ini menjadi milik Allah.&#8221; (QS. Al-Anfal: 39) Sedangkan yang dimaksud fitnah adalah kesyirikan.</p>
<p>Wahai saudaraku, jihad adalah amal yang tidak bisa ditandingi dengan amal sholih apapun. Dari Abu Huroiroh ra berkata, &#8220;Wahai Rasulullah, apa yang bisa menandingi jihad?&#8221; Beliau saw menjawab, &#8220;Kalian tidak akan mampu.&#8221; Beliau mengulanginya dua atau tiga kali perkataan, &#8220;kalian tidak akan mampu.&#8221; Kemudian beliau berkata, &#8220;Perumpamaan mujahid (orang yang berjihad) di jalan Allah seperti perumpamaan orang yang berpuasa, shalat dan bersungguh-sungguh terhadap ayat-ayat Allah. Tidak berhenti sholat dan puasa hingga mujahid di jalan Allah itu kembali (selesai berjihad).&#8221; (Muttafaq &#8216;alaih)</p>
<p>Ketahuilah, semoga Allah memberi taufiq padaku dan pada Anda, bahwa tidurnya mujahid lebih utama dari bangun malam dan puasa di siang hari. Ibnul Mubarok dalam sanadnya menyebutkan, Abu Huroiroh ra berkata, &#8220;Sanggup-kah salah seorang di antara kalian sholat dan tidak putus-putus dan puasa juga tidak berbuka selama dia masih hidup?&#8221; Ada yang berkata, &#8220;siapa yang sanggup begitu wahai Abu Huroiroh?&#8221; beliau menjawab, &#8220;Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidurnya seorang mujahid lebih utama&#8221;</p>
<p>Wahai saudaraku, bagaimana bisa kita mudah untuk duduk sedangkan kita di bawah naungan berbagai sistem yang lepas dan menjauhi hukum syari&#8217;at serta menggantinya dengan sekulerisme, berhukum dengan demokrasi dan mengakui kebebasan pendapat dan pendapat lain (yang menyelisihinya) meskipun di atas jalan untuk melepaskan Syari&#8217;at (peraturan) Islam dan mencela Rosul kita yang mulia &#8216;alaihi sholatu was salam.</p>
<p>Wahai saudaraku, apakah Anda akan duduk sedangkan negeri-negeri kaum muslimin di tangan perampas? Apakah Anda tetap duduk sedangkan kehormatan kaum muslimah di hadapan para penjaga penjara? Saudaraku, apakah Anda tetap duduk sedangkan kita masih dihukumi dengan sistem-system buatan dunia, terkadang dengan hukum nasionalis terkadang dengan hukum sekuler?</p>
<p>Apakah Anda tetap duduk sedangkan kita hidup di bawah hukum-hukum yang memelihara persekutuan salibis dalam memerangi Islam? Sebagaimana kita melihat yang terjadi di Afghanistan, Iraq, Palestina, Maghrib Islamy (Aljazair), Jazirah &#8216;Arab dan negeri-negeri kaum muslimin yang lainnya.</p>
<p>Wahai saudaraku, bagaimana kita bisa duduk padahal kita telah diperintah berperang oleh amir kita Syaikh Usamah bin Ladin beserta komandan-komandan tentara yang lain. Katakan padaku, demi Allah bagaimana merubah kenyataan pahit ini tanpa jihad dan perang?!</p>
<p>Wahai saudaraku, hari ini Anda diperintah berperang dari saudara-saudara (kita) yang jujur yang berjalan di atas &#8216;aqidah Ahlus Sunnah wal Jama&#8217;ah, mereka bukan orang-orang khowarij yang ghuluw suka mengkafir-kafirkan, juga bukan golongan murji&#8217;ah yang diserang lalu menyerah, tapi di atas kehendak Allah dan Rosul-Nya lah mereka berjalan.</p>
<p>Inilah dia kelompok yang beriman yang mengangkat panji tauhid yang murni di atas madzhab لكمْ دينُكم وليَ دين, bagi kalian diin kalian, dan bagiku diinku, bagi kalian syariat, manhaj dan pemikiran kalian yang menyelisihi seruan (Muhammad) penghulu para rosul dan pemimpin para mujahidin, sedangkan bagi kami diin Muhammad bin &#8216;Abdullah yang jujur dan terpercaya. Karena beliaulah perang menjadi ada hingga hari kiamat. Mengapa kita mundur dan berlambat-lambat?</p>
<p>Wahai saudaraku, kita masih terbelenggu oleh pemikiran yang bernama mashlahat dan mafsadat tanpa mengenal syarat-syarat dan perkataan ahlul &#8216;ilmi mengenainya.</p>
<p>Apakah Anda akan membelenggu kami meskipun dengan meninggalkan &#8216;amal yang sesuai dengan nash-nash al-Qur-an, hadits nabi, dan ijma&#8217; ummat, lalu memutarbalikkan hakikat-hakikat dan makna-maknanya, kita hilangkan maksud Allah dan kita rubah maksud Rasulullah dengan nama mashlahat dan mafsadat yang sesuai akal bukan yang sesuai syari&#8217;at. Di mana kita untuk melaksanakan tindakkan para sahabat yang mulia???</p>
<p>Imam al-Qurthubiy di dalam tafsirnya mengatakan, &#8220;Abu Tholhah ra membaca, &#8220;berperanglah dalam keadaan ringan maupun berat&#8230;&#8221; lalu beliau berkata, &#8220;Wahai anakku fasilitasilah aku.&#8221; Lalu anaknya pun menjawab, &#8220;Semoga Allah merahmati Anda, Anda telah berperang bersama nabi hingga beliau wafat, juga bersama Abu Bakar hingga beliau wafat dan bersama &#8216;Umar hingga beliau wafat. Sedangkan (sekarang) kami berperang karena Anda.&#8221; Lalu beliau menjawab, &#8220;Tidak, fasilitasi aku.&#8221; Lalu beliau berperang di laut, hingga wafat di laut. Hingga yang lain tidak mendapatkan pulau untuk menguburnya kecuali setelah 7 hari, lalu beliau dikuburkan dalam pulau itu sedangkan jasadnya tidak berubah. Semoga Allah meridhoi beliau.</p>
<p>Aku katakan kepada orang-orang yang masuk ke dalam jama&#8217;ah-jama&#8217;ah Islam sebagai sebab untuk membela diin ini, kepada orang-orang yang memiliki niat yang baik, apabila yang diinginkannya itu tidak ada (dalam jama&#8217;ah yang dimasukinya), carilah jama&#8217;ah (lain) yang mengangkat syi&#8217;ar Islam sesuai dengan manhaj Ahlus Sunnah, ilmu dan amal-nya.</p>
<p>Carilah jama&#8217;ah yang menjadikan langkah dan perjalanan Nabi saw sebagai manhaj dan perilaku-tindakan. Carilah jama&#8217;ah yang memiliki prinsip-prinsip landasan sesuai prinsip-prinsip landasan Islam, sesuai prinsip-prinsip landasan yang dimaksud Allah dan Rosul-Nya, sebagaimana yang dipahami oleh Nabi saw dan sahabat-sahabatnya yang mulia. Carilah sebuah jama&#8217;ah yang menggabungkan antara &#8216;ilmu, da&#8217;wah dan jihad, tanpa meniadakan salah satunya atau menyimpangkan makna-maknanya. Bahkan Anda harus beramal sesuai dengan apa yang dilakukan nabi dan sahabat-sahabatnya tanpa tahrif (penyimpangan) dan ta&#8217;thil (peniadaan).</p>
<p>Wahai pemuda kebangkitan! Bergabunglah dengan qiyadah-qiyadah yang menjadikan darah mereka dan darah kalian sebagai energi untuk menyebarkan tauhid dan sebagai percikan api untuk menegakkan khilafah islamiyyah. Bukan untuk klaim-klaim yang menjadikan tulang-belulang kalian sebagai tangga untuk naik, sehingga, ketika tidak bisa naik, mereka lepaskan pokoknya, tampaklah aib dan kepalsuannya. Hanya pada Allah tempat mengadu.</p>
<p>Kepada pemuda kebangkitan, kepada orang yang kami kenali mereka dalam halaqoh-halaqoh dzikir dan &#8216;ilmu, kepada orang yang kami kenali mereka dalam ladang da&#8217;wah dan medan pembelajaran, kepada pemilik mimbar-mimbar kebebasan, aku seru mereka kepada apa yang diserukan amir Tanzhim al-Qo&#8217;idah di Jazirah &#8216;Arab, Amir Abu Bashir Nashir al-Wuhaisyi hafizhohulloh. Beliau adalah pemuka da&#8217;wah Nabi saw. Aku seru kalian agar menyeru manusia kepada hukum syari&#8217;ah dan mengimplementasikannya di daerah-daerah dan tempat-tempat di mana kalian berada. Aku seru kalian untuk berperang di jalan Allah dengan jiwa dan harta. Juga untuk menunjukkan pada manusia terhadap millah kakek moyang kita Ibrahim dan da&#8217;wah Nabi saw kita yang terpercaya.</p>
<p>Wahai pemuda kebangkitan! Jelaskan kepada generasi yang menapaki perjalanan para pahlawan dan pemahaman terhadap al-wala&#8217; dan al-baro&#8217; (loyalitas dan anti loyalitas). Wahai pemuda kebangkitan! Tidak samar lagi bagi kalian bahwa zakat adalah Rukun Islam yang ketiga. Padahal zakat telah didekatkan dengan sholat di banyak tempat dari ayat-ayat al-Qur-an. Allah ta&#8217;alah berfirman, &#8220;Dan dirikanlah sholat dan tunaikan zakat&#8221; (QS. Al-Baqoroh: 43)</p>
<p>Di atasnyalah kekuasaan ini berrotasi. Maka kumpulkanlah harta dari shodaqoh dan zakat untuk saudara-saudara kalian yang berjihad.</p>
<p>Adapun kalian wahai para &#8216;ulama&#8217; yang jujur! Hendaklah kalian menjelaskan kepada ummat mengenai permasalahan-permasalahan iman dan kufur, permasalahan-permasalahan nama-nama dan hukum-hukumnya, permasalahan-permasalahan tauhid dan syirik, mengenai millah kakek moyang kita Ibrahim, mengenai hukum Islam terhadap sekulerisme dan antek-anteknya, mengenai hukum Islam terhadap pemerintahan-pemerintahan yang loyal terhadap yahudi dan nashroni, dan mengenai hukum bekerjasama dengan mereka menurut petunjuk kalimat &#8216;laa ilaaha illallah&#8217;.</p>
<p>Jelaskan kepada ummat hukum kelompok yang melarang dan enggan terhadap salah satu syi&#8217;ar diin, juga terhadap amar ma&#8217;ruf dan nahi munkar. Jelaskan kepada ummat hukum menjual urusan kaum muslimin, juga hukum berfatwa untuk kebaikan orang-orang murtad. Jelaskan kepada ummat hukum membiarkan kaum muslimin dan hukum meniadakan jihad. Jelaskan kepada ummat hukum mempolitiki manhaj-manhaj diin agar sesuai dengan opini penguasa. Jelaskan kepada ummat hukum-hukum riddah dan hukum bekerja sama dengan murtaddin.</p>
<p>Wahai &#8216;ulama&#8217; ummat! Jangan kalian larang melirik pada studi <em>siroh</em> (sejarah) Abu Bakr as-Shidq ra dan orang-orang jujur yang melalui manhaj beliau. Wahai ulama ummat! Cukuplah kalian diam pada masa ummat ini dikoyak-koyak dan pada masa kaum <em>ruwaibidhoh</em> berbicara.</p>
<p>Kepada Anda wahai saudaraku mujahidin! Kepada orang yang kakinya berdebu di jalan Allah. Kepada orang yang pernah menempati perbatasan dalam medan-medan jihad. Kepada orang yang memiliki kemampuan / kekuatan dalam menolak serangan musuh terhadap diin dan kehormatan. Kepada orang yang pernah menginjakkan kakinya di bumi Afghanistan, Chechnya ataupun &#8216;Iraq. Kepada mereka semua aku katakan:</p>
<p>Allah ta&#8217;ala berfirman,&#8221;Penuhilah janji Allah jika kalian sudah berjanji dan jangan batalkan sumpah setelah meneguhkannya padahal kalian telah menjadikan Allah sebagai saksimu atas sumpahmu. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan. Dan jangan menjadi seperti orang-orang yang melepaskan benangnya setelah diikat dengan kuat hingga menjadi cerai berai. Kalian jadikan sumpah kalian sebagai alat penipuan, agar satu golongan menjadi lebih mendapat untung dari golongan yang lain. Sesungguhnya Allah hanya menguji kalian dengan hal itu sedangkan pada hari kiamat Allah jelaskan kepada kalian mengenai hal yang kalian perselisihkan.&#8221; (QS. An-Nahl: 91-92)</p>
<p>Wahai saudaraku mujahidin! Inilah Imam Makhul dari kalangan &#8216;ulama&#8217; tabi&#8217;iin. Beliau pernah menghadap qiblat dan berdoa kemudian bersumpah dengan sepuluh sumpah bahwa perang adalah kewajiban bagi kalian wahai kaum muslimiin. Kemudian beliau berkata, &#8220;jika kalian menghendaki akan aku tambah sumpahku.&#8221; Kisah ini dibawakan oleh Imam &#8216;Abdur Rozzaq dalam Mushonnafnya. Inilah Sa&#8217;iid bin al-Musayyib, Imam bagi taabi&#8217;iin rohimahulloh, beliau termasuk fuqoha&#8217; madinah. Beliau keluar untuk berperang padahal salah satu matanya hilang dan dikatakan kepadanya, &#8220;Anda adalah orang cacat.&#8221; Lalu beliau jawab, &#8220;Allah telah memerintahkan berperang dalam keadaan ringan maupun berat. Jika aku tidak memungkinkan untuk perang aku bisa untuk memperbanyak jumlah personel dan aku jaga barang (kita).&#8221; Di kisahkan oleh Imam al-Qurthubiy.</p>
<p>Wahai saudaraku mujahidin! Aku ingatkan Anda, ku ingatkan Anda terhadap janji ini. Hendaknya Anda mengemban menjaga panji dan meneruskan perjalanan, hingga diin ini menang atau Anda wafat sebagaimana wafatnya para pendahulu yang menempuh jalan yang Anda tempuh. Teruskan perjalanan ini, agar Anda sukses terhadap ujian dari Allah. Karena sesungguhnya hasil pelajaran ditentukan pada akhir amalnya.Allah ta&#8217;ala berfirman, &#8220;Dan sungguh akan kami uji kalian hingga kami ketahui orang-orang yang berjihad di antara kalian dan orang-orang yang bersabar juga agar kami mengetahui perihal keadaan kalian.&#8221; (QS. Muhammad: 31)</p>
<p>Wahai kaum muslimin! Cukuplah bagi kita kehilangan Andalusia, Khilafah Utsmaniyah, Palestina dan Imaroh Tholiban. Berangkatlah! Berangkatlah berperang di bumi jihad. Imam as-Syaukani berkata dalam kitab as-Saylil Jaror,&#8221;Adapun memerangi orang-orang kafir dan menawari mereka untuk masuk Islam, membayar jizyah atau membunuhnya (jika tidak memilih salah satu dari dua yang pertama -pent) adalah hal yang ma&#8217;lum termasuk hal yang penting dalam urusan diin. Karena hal itulah Allah mengutus Rosul-Nya dan menurukan kitab-Nya. Rasulullah saw, semenjak beliau diutus Allah Ta&#8217;ala untuk memegang urusan ini (perang), senantiasa menjadikan urusan ini termasuk tujuan-tujuannya yang terbesar dan termasuk urusan yang paling penting. Juga tidak disebutkan ketika beliau meninggalkan mereka (para sahabat), mereka menjadi meninggalkan perang, lalu menjadi perkara yang mansukh (dihapus) oleh ijma&#8217; kaum muslimin.&#8221;</p>
<p>Hingga di sini perkataan Imam as-Syaukani rohimahulloh. Renungkanlah perkataan ini wahai saudaraku. Perkataan di atas adalah ketika jihad fardhu kifayah, bagaimana menurut Anda ketika jihad fardhu &#8216;ain sebagaimana keadaannya di zaman kita ini??!Sedangkan kepada orang yang lisannya lancang dengan mencela dan mengolok-olok mujahidin, menyebarkan isu-isu atau melemahkan (semangat) untuk jihad, aku katakan kepada mereka Allah ta&#8217;ala berfirman, &#8220;Seandainya mereka (memang) hendak keluar (untuk perang) pastilah mereka mempersiapkan persiapan untuk itu. Akan tetapi Allah tidak menghendaki keberangkatan mereka sehingga Dia lemahkan (semangat) mereka dan dikatakan kepada mereka, &#8220;Duduklah bersama orang-orang yang duduk.&#8221; Jika mereka berangkat bersama kalian, niscaya mereka tidak menambah kalian selain dari kerusakan belaka, dan tentu mereka akan bergegas maju ke muka di antara barisanmu, untuk membuat gangguan di antara kamu; sedang di antara kamu ada orang-orang yang suka mendengarkan perkataan mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang zholim.&#8221; (QS. At-Taubah: 46-47)</p>
<p>Allah ta&#8217;ala juga berfirman, &#8220;Ketahuilah bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah permainan, kesia-siaan, bersenang-senang dengan perhiasan, berbangga-bangga di antara kalian dan berbanyak-banyakan harta serta anak. Seperti hujan yang menjadikan petani terheran-heran karena dapat menumbuhkan tanamannya kemudian tanaman itu menjadi kering lalu menjadi hancur. Padahal di akhirat itu masih terdapat adzab yang keras dan ampunan serta keridhoan dari Allah. Sedangkan kehidupan di dunia tidak lain hanyalah perhiasan yang semu.&#8221; (QS. Al-Hadid: 20)</p>
<p>Wahai kalian orang yang mencela pemuda kami yang berjihad!</p>
<p>Hentikan celaan dan pengingkaran kalian, Apakah layak dicela orang yang rindu terhadap surga dan kenikmatannya, sedangkan dia selalu berjalan mengikuti para sahabat,Apakah patut dicela orang yang meninggalkan dunia beserta kesia-siannya, Sedangkan dia berperang dengan tekad yang merdeka,Apakah layak dicela orang yang menjual murah dirinya pada Allah lagi menginginkan surga firdaus sebagai tempat tinggal yang terbaik, hingga mereka meninggalkanjihad dan pelakunya karena celaan kalian, Waspadailah sifat kemunafikan, waspadailah!</p>
<p>Barang siapa yang belum pernah berperang atau meniatkan hatinya untuk perang, lalu mati, maka kematiannya adalah kematiaan orang-orang jahat, Sesungguhnya jihad adalah jalan untuk mendapat kemuliaan, Dengan meninggalkannya akan mendapat kehidupan hina dan rendah.</p>
<p>Imam al-Hakim dalam mustadroknya mengeluarkan hadits dengan sanad jayyid, baik untuk digunakan sebagai hujjah, juga dishohihkan oleh Imam adz-Dzohabiy. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam at-Thabraniy dan Imam al-Bayhaqiy, dari Basyir bin al-Khoshoshiyyah ra berkata,&#8221;Aku datang kepada kepada Rasulullah saw untuk berbai&#8217;at masuk islam. Maka beliau mensyaratkan kepadaku untuk bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan rosul-Nya, sholat lima waktu, puasa Romadhon menunaikan zakat, haji ke baitullah dan berjihad di jalan Allah.&#8221; Dia lanjutkan, &#8220;Wahai Rasulullah, ada dua yang aku tidak mampu, yaitu zakat karena aku tidak memiliki sesuatu kecuali sepuluh dzaud (sekelompok unta) yang merupakan titipan dan kendaraan bagi keluargaku. Sedangkan jihad, orang-orang yakin bahwa yang lari (ketika perang) maka akan mendapat kemurkaan dari Allah, sedangkan aku takut jika ikut perang lalu aku takut mati dan ingin (menyelamatkan) jiwaku.&#8221; Lalu Rasulullah menggenggam tangannya kemudian menggerakkannya lalu berkata, &#8220;Tidak shadaqah dan tidak jihad? Dengan apa engkau masuk surga?&#8221; Lalu Rasulullah menggenggam tangannya kemudian menggerakkannya lalu berkata, &#8220;Tidak shadaqah dan tidak jihad? Dengan apa engkau masuk surga?&#8221;</p>
<blockquote><p><strong>Renungkanlah wahai saudaraku yang mulia perkataan Rasulullah sang pilihan saw, &#8220;Tidak shodaqoh dan tidak jihad? Lalu dengan apa Engkau masuk surga?&#8221; Dengan apa Anda masuk surga? Wahai orang-orang yang cuek! Inilah Beliau Rasulullah saw yang mengatakan, &#8220;Tidak shodaqoh dan tidak jihad? Lalu dengan apa Engkau masuk surga?&#8221; Allah ta&#8217;ala berfirman,&#8221;Apakah kalian mengira akan masuk surga padahal belum datang ujian yang semisal dengan yang menimpa orang-orang sebelum kalian. Mereka ditimpa gangguan dan marabahaya serta digoncangkan seguncang-guncangnya hingga Rosul dan orang-orang yang beriman yang bersamanya berkata, &#8220;Kapankah pertolongan Allah datang?&#8221; Ketahuilah, bahwa pertolongan Allah sangatlah dekat.&#8221; (QS. Al-Baqoroh: 214)</strong></p></blockquote>
<p>Wahai hamba-hamba Allah! Tidak shodaqoh dan tidak jihad? Dengan apa Anda masuk surga? Hendaknya setiap orang di antara kita mengulang-ulang pertanyaan ini, agar bisa menjawabnya sebelum datang hari kiamat sebagaimana Allah ta&#8217;ala berfirman, &#8220;Pada hari tidak bermanfaat harta tidak juga anak. Kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat (dari syirik dan kemunafikan -tafsir jalalain)&#8221; (QS. As-Syu&#8217;aro&#8217;: 88-89)</p>
<p>Dalam akhir penutupan, ya Allah Yang menurunkan kitab, Maha cepat hisab-Nya, kalahkan kelompok-kelompok musuh Islam. Ya Allah kalahkan mereka, goncangkan mereka dan tolonglah kami dalam menghadapi mereka.</p>
<p>Ya Allah tolonglah mujahidin di bumi &#8216;Iraq, Palestina, Afghanistan, Maghrib Islamy, Jazirah &#8216;Arab, Somalia dan di setiap tempat. Ya Allah tolonglah mereka dalam menghadapi musuh mereka, tepatkan tembakan mereka dan sembuhkan luka mereka.</p>
<p>Ya Allah bebaskan saudara-saudara kami yang tertawan dan kaum muslimin lain yang juga tertawan. Ya Allah bebaskan Syaikh Doktor &#8216;Umar &#8216;Abdur Rohman, Syaikh Rifa&#8217;iy Thoha, Syaikh Sulaiman al-&#8217;Ulwan dan Syaikh Walid as-Sananiy, Syaikh Sa&#8217;id Alu Zu&#8217;ayr, Syaikh Faris Alu Syuwail (Abu Jandal al-Azdi), Syaikh Sulaiman Abu Ghoits dan Syaikh Abu Hafsh al-Muritaniy dari penawanan. Ya Allah bebaskan Syaikh Muhammad al-Fazaziy, Syaikh Abu Qotadah al-Filisthiniy, Syaikh Nashor al-Marshod dan seluruh kaum muslimin yang tertawan.</p>
<p>Ya Allah, terimalah saudara-saudara kami yang syahid. Sedangkan akhir seruan kami, segala puji bagi Allah Robb semesta &#8216;alam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tzoetjahyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tzoetjahyo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tzoetjahyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tzoetjahyo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tzoetjahyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tzoetjahyo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tzoetjahyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tzoetjahyo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tzoetjahyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tzoetjahyo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tzoetjahyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tzoetjahyo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tzoetjahyo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tzoetjahyo.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tzoetjahyo.wordpress.com&amp;blog=6742412&amp;post=34&amp;subd=tzoetjahyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2009/12/29/tidak-shodaqoh-dan-tidak-jihad-lalu-dengan-apa-kau-masuk-surga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99e27f5067868eec2079a3b7db78fd34?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tzoetjahyo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Haram Merayakan Natal &amp; Tahun Baru</title>
		<link>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2009/12/29/haram-merayakan-natal-tahun-baru/</link>
		<comments>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2009/12/29/haram-merayakan-natal-tahun-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 03:47:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tzoetjahyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Moslem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tzoetjahyo.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Namun, sejak Islam diabaikan dari kehidupan sehari-hari sebagai sebuah sistem peraturan, umat telah melaksanakan hal-hal yang buruk dan semakin bertambah buruk; aturan orang-orang kafir telah diimplementasikan atas umat ini dan konsep-konsep kufur telah mendominasi mereka. Invasi barat dengan budaya busuk dan hina dina itu telah berhasil merusak dien Islam, moral umat dan menjadikannya tak bernilai. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tzoetjahyo.wordpress.com&amp;blog=6742412&amp;post=31&amp;subd=tzoetjahyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em></em></p></blockquote>
<p><span id="more-31"></span></p>
<blockquote></blockquote>
<p><a href="http://tzoetjahyo.files.wordpress.com/2009/12/year.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-32" title="year" src="http://tzoetjahyo.files.wordpress.com/2009/12/year.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Namun, sejak Islam diabaikan dari kehidupan sehari-hari sebagai sebuah sistem peraturan, umat telah melaksanakan hal-hal yang buruk dan semakin bertambah buruk; aturan orang-orang kafir telah diimplementasikan atas umat ini dan konsep-konsep kufur telah mendominasi mereka. Invasi barat dengan budaya busuk dan hina dina itu telah berhasil merusak dien Islam, moral umat dan menjadikannya tak bernilai. Slogan barat telah di adopsi oleh kaum Muslimin melalui perayaan-perayaan dan festival-festival barat. Budaya rusak barat ini telah dibantu oleh para penguasa yang mengabdikan dirinya untuk memisahkan Islam dari kehidupan dan melakukan perang pemikiran dan menanamkan konsep-konsep buruknya, kemudian memaksa umat untuk masuk pada apa yang barat selalu inginkan, yakni menjadi individu yang sekuler.<!--more--><!--more--><!--more--></p>
<p>Salah satu dari banyak konsep budaya yang dipaksakan oleh barat atas kaum Muslimin adalah perayaan natal dan tahun baru. Kita memohon pada Allah swt. agar tidak membiarkan diri kita melihat suatu hari dimana kaum Muslimin merayakan hari jadi orang-orang Yahudi (hari raya Yahudi) dan juga melakukan perayaan Natal.</p>
<p>Ini sungguh menyedihkan dan ironis sekali untuk menyaksikan dengan mata sendiri kejadian dan mendengar berita tentang pembunuhan masal, pengusiran dan penghinaan terhadap kaum Muslimin di tangan barat pada hari Natal, musuh-musuh Islam di seluruh penjuru dunia, sambil sebagian kaum Muslimin di negeri ini diundang oleh orang-orang Amerika dan orang Kristen lain-nya masuk ke dalam rumah mereka untuk merayakan natal dan tahun baru. Tentu saja, ini seharusnya tidak terjadi sebagai sebuah goncangan kepada kita sejak umat ini kehilangan pelindungnya yang menjalankan urusannya dengan Islam, melindunginya dari serangan konsep-konsep kufur dan menjalankan peraturan-peraturang diennya, memeliharanya sebagai sebuah perintah Allah swt., sebuah umat yang khas.</p>
<p>Wahai kaum Muslimin! Itu (Perayaan atau mengucapkan natal &amp; tahun baru) adalah sesuatu yang dilarang oleh syariah untuk ambil bagian dalam perayaan orang-orang kafir, dan untuk mencontoh mereka dalam masalah dien (agama). Al-Bukhari meriwayatkan dalam shahih-nya melalui Abu Sa&#8217;id Al Khudri r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda :</p>
<blockquote><p><em> <strong>&#8220;kamu akan mengikuti cara-cara dari orang-orang yang sebelum kamu sehasta demi sehasta dan selangkah demi selangkah, walau pun mereka memasuki lubang biawak kamu akan mengikuti mereka&#8221;. Kami berkata: &#8220;Wahai Rasulullah, apakah yang kamu maksud (mengikuti) Yahudi dan Nasrani?&#8221; beliau menjawab: &#8220;Siapa lagi?&#8221;</strong></em></p></blockquote>
<p>Dalam Hadits ini Rasulullah mengejek orang-orang yang meniru orang-orang kafir, dan itu adalah sebuah <em>hujjah</em> (dalil/alasan syar&#8217;i) bahwa itu (merayakan natal dan tahun baru) adalah haram (tertolak), baik untuk mengikuti mereka dalam perayaan natal dan seremonial-seremonial lainnya mereka. Itu juga jelas bahwa perayaan seremonial orang-orang kafir dan perayaan ulang tahun mereka berarti meniru mereka dan Islam telah menolaknya. Rasulullah saw. telah memberi peringatan kepada kita untuk menolaknya. At-Tirmidzi meriwayatkan melalui Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw. bersabda:</p>
<blockquote><p><em> <strong>&#8221; Bukan seseorang dari kita (kaum muslimin) yang meniru suatu kaum, jangan meniru orang-orang Yahudi dan Nasrani.&#8221;</strong></em></p></blockquote>
<p>At-Tabrani meriwayatkan melalui Ibnu Umar dan Hudaifah bahwa Rasulullah saw. bersabda:</p>
<blockquote><p><em> <strong>&#8220;Siapa yang mengikuti suatu kaum akan menjadi salah satu dari mereka.&#8221;</strong> </em></p></blockquote>
<p>Itu juga merupakan bagian dari teks syariah bahwa itu adalah tertolak bagi seorang Muslim yang telah mempunyai hari raya nya sendiri yaitu <em>I&#8217;edul Fitri</em> dan <em>I&#8217;dul Adha</em>. Al-Baihaqi meriwayatkan dalam &#8216;Sunan&#8217;-nya dari Anas Bin Malik yang berkata :</p>
<blockquote><p><strong><em> &#8221; Rasulullah saw. datang ke Madinah pada saat orang-orang Madinah mempunyai dua hari pada masa jahiliah (sebelum Islam) yang mereka rayakan, maka beliau saw. berkata: &#8220;Aku datang kepadamu pada saat kamu mempunyai 2 hari dari masa jahiliah yang kamu rayakan, dan Allah swt. telah menggantikannya 2 hari ini dengan dua hari yang lebih baik: hari raya Kurban dan hari Fitri.&#8221;</em></strong></p></blockquote>
<p>Imam Ahmad meriwayatkan dari &#8216;Uqbah Ibnu Amir bahwa Rasulullah saw. bersabda:</p>
<blockquote><p><strong><em> &#8220;Dan kami mempunyai hari Fitri, hari Kurban dan hari Tasyriq adalah hari besar kami orang-orang Muslim.&#8221;</em></strong></p></blockquote>
<p>Teks-teks ini disajikan sebagi hujjah yang jelas bahwa itu tertolak bagi kaum Muslimin untuk mempunyai perayaan selain dari pada apa yang telah Allah swt. putuskan. Mereka (kaum muslimin) selanjutnya tertolak untuk ambil bagian dalam perayaan orang-orang kafir, dari perayaan seperti upacara mereka, adalah sesuatu yang tertolak seperti menghadiri perayaan mereka, walau pun mereka mengundang. Seperti cara upacara akan menghantar kepada kerusakan dan pemutusan mereka akan menjadi sebuah kesempatan bagi setiap orang-orang fasiq untuk melakukan perbuatan yang berdosa, seperti mengkonsumsi alkohol dan obat-obat terlarang. Media masa yang ada cenderung pada peristiwa ini untuk menayangkan program-program yang mempunyai selera yang buruk dan semua jenis ketidaksopanan dan kerusakan. Mereka mencemari pemikiran orang-orang dan mengikis segala jenis moral yang baik, martabat, dan kesucian mereka.</p>
<blockquote><p><strong>Wahai kaum Muslimin! </strong>Umat akan terus-menerus tertekan di bawah konsep orang-orang kafir dan akan terus terdominasi. Mental kaum Muslimin akan terus tebentuk sesuai dengan sudut pandang orang-orang barat, kecuali kita mulai membuang semua pemahaman barat yang ada pada diri kita dan berjuang untuk menegakkan <em>Khilafah Rasyidah</em>, yang akan mengimplementasikan kitab Allah swt. dan sunnah Rasul-Nya saw., dan akan menumbangkan ketidakadilan, penguasa tiran dan kerusakan yang tampak atas kaum Muslimin, yang kemudian sebagai hasilnya orang-orang kafir akan kehilangan kekuatan dan identitas mereka.</p></blockquote>
<p>Selanjutnya, itu adalah untuk khilafah bahwa kita menyeru kepada mu (kaum muslimin) untuk memperjuangkannya, wahai kaum Muslimin! Rasulullah saw. bersabda:</p>
<blockquote><p><strong><em> &#8220;Imam (pemimpin) itu adalah pelindung dimana orang-orang berperang dan terlindung dengannya.&#8221; (Shahih Bukhari)</em></strong></p></blockquote>
<p><em>Source : Almuhajirun.net</em><strong><em> </em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tzoetjahyo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tzoetjahyo.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tzoetjahyo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tzoetjahyo.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tzoetjahyo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tzoetjahyo.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tzoetjahyo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tzoetjahyo.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tzoetjahyo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tzoetjahyo.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tzoetjahyo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tzoetjahyo.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tzoetjahyo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tzoetjahyo.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tzoetjahyo.wordpress.com&amp;blog=6742412&amp;post=31&amp;subd=tzoetjahyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2009/12/29/haram-merayakan-natal-tahun-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99e27f5067868eec2079a3b7db78fd34?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tzoetjahyo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tzoetjahyo.files.wordpress.com/2009/12/year.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">year</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tindakan Kampungan supporter tim &#8220;kampung&#8221;</title>
		<link>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2009/12/23/tindakan-kampungan-supporter-tim-kampung/</link>
		<comments>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2009/12/23/tindakan-kampungan-supporter-tim-kampung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 05:10:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tzoetjahyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tzoetjahyo.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[akhir-akhir ini wajah persepakbolaan Indonesia kembali tercoreng oleh tingkah polah orang-orang kampungan yang berwujud supporter sepakbola. betapa tidak memalukan??? negeri yang katanya mengajukan diri ingin menjadi tuan rumah piala dunia 2022 ( mudah2 an kesampaian.. hee). masih dipusingkan tingkah konyol para supporter sepakbolanya. bagaimana itu PSSI?? apakah ini disebabkan oleh pemimpin PS*I yang juga mantan residivis?? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tzoetjahyo.wordpress.com&amp;blog=6742412&amp;post=17&amp;subd=tzoetjahyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>akhir-akhir ini wajah persepakbolaan Indonesia kembali tercoreng oleh tingkah polah orang-orang kampungan yang berwujud supporter sepakbola. betapa tidak memalukan??? negeri yang katanya mengajukan diri ingin menjadi tuan rumah piala dunia 2022 ( mudah2 an kesampaian.. hee). masih dipusingkan tingkah konyol para supporter <span id="more-17"></span>sepakbolanya. bagaimana itu PSSI?? apakah ini disebabkan oleh pemimpin PS*I yang juga mantan residivis?? sehingga menyebabkan mental insan sepakbola di negeri ini bertingkah bak residivis kelas kakap?? atau pihak aparat keamanan yang lalai dalam hal ini, yang menganggap sepele karena pertandingan kedua kesebelasan ini bukan dalam kasta super liga sehingga terkesan mereka membiarkan pertandingan tersebut tanpa pengawalan. padahal sejarah kedua kelompok supporter yang berseteru tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun lamanya. apa aparat setempat tidak paham akan hal ini. berikut petikan berita dari metro tv :</p></blockquote>
<p><!-- LEVEL 2 CONTENT --> <!-- NEWS VIDEO --> <!-- /NEWS VIDEO --> <!-- NEWS CONTENT --></p>
<div id="news-content">
<div id="news-content-title">
<h2>Tawuran Suporter Persikota dengan Warga</h2>
</div>
<div id="news-content-timestamp">Headline News / Nusantara / Selasa, 22 Desember 2009 22:02 WIB</div>
<div id="news-content-text">
<p><strong><a href="http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/newsvideo/2009/12/22/96441/Tawuran-Suporter-Persikota-dengan-Warga" target="_blank">Metrotvnews.com</a>, Tangerang: </strong>Lagi-lagi suporter atau pendukung klub sepak bola membuat ulah. Selasa (22/12), ratusan suporter sepak bola Persikota Tangerang, Banten, terlibat tawuran dengan warga di kawasan Budi Asih, Tanah Tinggi, Tangerang.  Keributan terjadi pascapertandingan Persikota melawan Pro Duta Yogyakarta Stadion Benteng, Tangerang. Pertandingan berakhir 2-0 untuk Persikota.</p>
<p>Para suporter melempari puluhan rumah yang tak jauh dari Stadion Benteng. Aksi saling serang dengan warga yang diduga suporter Persita tak berseragam di kawasan perkebunan Budi Asih.  Seorang anak berumur tujuh tahun yang menonton tawuran terluka di kepala. Ia terkena lemparan batu yang dilempar suporter Persikota.</p>
<p>Sementara empat suporter Persikota terkena peluru dari senapan angin warga. Mereka telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tangerang untuk perawatan lebih lanjut.  Untuk membubarkan massa, polisi sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, tak dihiraukan supoerter Persikota.(BEY/Pahrul Roji)</p>
<blockquote><p>tiga hari sebelumnya kedua kelompok supporter tersebut juga terlibat tawuran di jalan nambo, kota tangerang. betapa mirisnya persepakbolaan kita. jika hal ini terus terjadi maka impian untuk menjadi tuan rumah piala dunia akan pupus&#8230; hiikkkzz.</p></blockquote>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tzoetjahyo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tzoetjahyo.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tzoetjahyo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tzoetjahyo.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tzoetjahyo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tzoetjahyo.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tzoetjahyo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tzoetjahyo.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tzoetjahyo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tzoetjahyo.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tzoetjahyo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tzoetjahyo.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tzoetjahyo.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tzoetjahyo.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tzoetjahyo.wordpress.com&amp;blog=6742412&amp;post=17&amp;subd=tzoetjahyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2009/12/23/tindakan-kampungan-supporter-tim-kampung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99e27f5067868eec2079a3b7db78fd34?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tzoetjahyo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2009/02/26/hello-world/</link>
		<comments>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2009/02/26/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 12:50:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tzoetjahyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tzoetjahyo.wordpress.com&amp;blog=6742412&amp;post=1&amp;subd=tzoetjahyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tzoetjahyo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tzoetjahyo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tzoetjahyo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tzoetjahyo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tzoetjahyo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tzoetjahyo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tzoetjahyo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tzoetjahyo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tzoetjahyo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tzoetjahyo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tzoetjahyo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tzoetjahyo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tzoetjahyo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tzoetjahyo.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tzoetjahyo.wordpress.com&amp;blog=6742412&amp;post=1&amp;subd=tzoetjahyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tzoetjahyo.wordpress.com/2009/02/26/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/99e27f5067868eec2079a3b7db78fd34?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tzoetjahyo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
